Latest Article
Siasati Gagal Fokus

Mengapa ada orang yang setiap tahunnya berhasil mencapai yang ditargetkan, mengapa ada juga yang nggak pernah sukses mengejar impiannya. Hingga setiap tahun bisa saja, ada impian yang berulang yang dibuat, tanpa disadari usia makin bertambah.

Salah satu jawabannya justru saya dapatkan dari inspirasi sebuah film The Accountant yang dimainkan aktor Ben Afflect. Selain memang asyik jalan ceritanya tentang seorang akuntan jenius yang jago bela diri mengungkap kejahatan, juga ada pembelajaran kenapa ada ilmu bela diri Indonesia: PENCAK SILAT dalam film ini. Ternyata Ben Afflect kecil diceritakan memiliki keterbatasan dengan autisme nya. Justru sang ayah yang Militer berusaha menemukan bela diri yang paling cocok di dunia untuk si putera. Seorang penyandang autisme justru memiliki kelebihan untuk FOKUS. Lihat saja film lain Rain Man dengan tokoh yang diperankan Dustin Hoffman yang mampu fokus memperkirakan berapa jumlah korek api dalam satu kotaknya.  

Inilah ternyata penyebab utama seringkali impian sebesar apapun gagal dicapai. Nggak fokus. Terlalu banyak maunya.

Steve Jobs sendiri pernah berkata “Kita harus memilih secara hati-hati. Saya justru bangga dengan hal-hal yang tidak saya lakukan, daripada yang saya lakukan. “

Apa artinya FOCUS, bukan kata YES, tapi NO. Inilah fakta dimana seorang Steve jobbs yang tahun 1984 dikeluarkan dari Apple perusahaan yang ia dirikan, 1997 kembali, dia bikin iklan Think Different, lalu buat pilihan hanya fokus pada Laptop , PC , consumer, profesional. Dia menghapus  bisnis kamera, printer.

Sering kita harus menaklukkan musuh2 yang ternyata gagal karna nggak fokus. Kita tidak mau meninggalkan kebiasaan lama kita.

Saya teringat saat pertama kali di tahun 2011 diingatkan untuk memenuhi impian membuat buku. Ternyata meskipun punya tekad kuat, namun selama 3 bulan saya nggak ada kemajuan.

Hingga suatu malam saya terbangun dan diingatkan untuk memutuskan 1 kebiasaan apa yang harus saya lepas. Yang tidak terlalu bernilai tambah, yaitu kebiasaan menonton film secara berlebih sebelum tidur. Akhirnya selama 160 hari nonstop dari malam 25 Des 2010 sampai 3 Juni 2011 di samping bekerja sebagai profesional saat itu, saya mengalami fase baru kebahagiaan yang luar biasa dengan setiap harinya fokus aktivitas baru yaitu menulis. Dan akhirnya buku pertama saya MASTER 18 terbit, dan selama 160 hari ternyata saya bisa hidup bahagia meskipun harus merelakan kebiasaan menonton film.

Karena Dunia modern tidak hanya memudahkanmu, namun juga memberi banyak godaan.

Tetaplah fokus dan kejar target  IMPIAN mu dengan menyenangkan.

~ FUN MASTER Word

 

Tag : tips, FUNtastic Career