Latest Article
Menikmati Roller Coaster Kehidupan

Masa depan Dunia modern saat ini makin sulit diprediksi. Jika era tahun 80 an kita masih mengenal  dua negara Super Power: Amerika dan Uni Soviet, hari ini Amerika pun tidak luput dari krisis, bahkan Uni Soviet telah terpecah belah.

Bagaimana dengan kita? Saat ini Indonesia menduduki negara no 9 dengan prosentase penduduk miskin terbesar di dunia. Apakah benar bahwa bangsa kita akan mengalami krisis besar?

Kita tentunya ingat bagaimana negara Samurai: Jepang luluh lantak saat bom atom Hiroshima Nagasaki. Namun semangat Bushido Jepang, menekankan warganya bagaimana mental seorang Samurai diharapkan menjalani pelatihan spiritual guna menaklukkan dirinya sendiri, karena dengan menaklukkan diri sendirilah orang baru dapat menaklukkan orang lain.

 

Bagi kita inilah saatnya mulai menjadi generasi MAESTRO INDONESIA dengan tidak mengkritik dunia luar. Saatnya kita memulai menaklukkan diri sendiri dan berpikir positif.

Hal yang menarik kata KRISIS dalam bahasa Mandarin berasal dari kata wei ji, wei dari kata wei xian-bahaya dan ji dari kata ji hui-peluang. Jadi seberapa besar peluang kita ke depan, tergantung darimana kita menaklukkan bahaya-bahaya dalam diri kita: yaitu kecemasan berlebih, dan sikap menyalahkan kondisi.

 

Bukankah dunia kita makin menarik layaknya kita bermain roller coaster kehidupan? Jadi ibarat permainan tersebut kita mungkin makin sulit memprediksi masalah makro dunia, kapan perekonomian dunia memburuk atau membaik. Memang ‘seram’ sih naik roller coaster, apalagi bagi yang belum pernah mencobanya. Namun tipsnya satu, buatlah connection antara Mind, Body, dan Soul mu untuk menikmati permainan tersebut. Jika pikiran kita penuh dengan ketakutan, maka tubuh kita makin lemas, dan jiwa kita tidak tenang. Namun jika pikiran kita isi dengan believe positif, maka tubuh kita mulai menerima permainan tersebut, kita bahkan mulai berteriak-teriak ‘seru’ untuk menaklukkan ketakutan tersebut, dan jiwa kita mulai tenang.

Jadi bagaimana cara memprediksi dunia masa depan kita dengan sikap optimis? Gunakan 3 sumber kekuatan dalam diri kita. Yaitu: wisdom, creativity, energy of happiness.

 

Wisdom membantu kita memilih secara bijak dan bertanggung jawab terhadap pilihan kita. Memilih tidak cemas, memilih sikap optimis, dan tidak menyalahkan kondisi yang ada.

Creativity membantu kita mengeksplorasi potensi diri kita untuk menghadapi setiap problem yang kita temukan.

Energy of happiness  menjaga kita tetap move on.

 

India boleh menjadi negara dengan jumlah penduduk miskin terbanyak di dunia. Namun hari ini India bangga seorang bernama Sundar Pichai, mampu menjadi CEO Google. Sundar Pichai mampu menggunakan 3 power untuk memilih sebagai orang berpeluang (bukan berbahaya) meskipun dilahirkan di negara miskin.

Saatnya kita gunakan 3 power tersebut untuk memprediksi masa depan kita dengan optimis. Selamat datang FUNtastic Indonesia.

Tag : tips, FUNtastic Career